Benarkah Kekurangan Vitamin D Dapat merusak Ginjal?

vit DSelaluBaruNet – Semua vitamin sangat penting bagi tubuh termasuk vitamin D, karena meningkatkan sistem kekebalan, juga membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang. Namun, sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa orang dewasa yang sehat ternyata tak terlalu membutuhkan vitamin D. Benarkah..??

BBC, melaoprkan bahwa terlalu banyak mengkonsumsinya justru membahayakan tubuh. Clifford Rosen dari Maine Medical Research Institute menyebutkan kalsium yang berlebihan bisa merusak ginjal.

Clifford dan tim peneliti dari University of Auckland, New Zealand, menguji efek suplementasi vitamin D terhadap kepadatan mineral tulang orang dewasa yang sehat. Uji coba itu dilakukan di sejumlah negara, seperti Inggris, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Finlandia, dan Norwegia.

Setiap orang diminta mengkonsumsi suplemen vitamin D selama dua tahun. Hasilnya, tim peneliti tidak menemukan efek signifikan pada kepadatan tulang mereka. Selain kepadatan tulang tak meningkat, gejala osteoporosis pun tak bisa dihindari.

“Orang dewasa sehat tidak perlu mengkonsumsi suplemen vitamin D. Konsumsi dosis rendah hanya dianjurkan untuk individu yang kekurangan vitamin D dan sedang dalam masa perawatan,” kata Ian Rei, salah satu peneliti dari University of Auckland.

Suplemen hanya dibutuhkan untuk para lansia yang kekurangan vitamin D. Itu efektif mencegah patahnya tulang pinggul. Orang dewasa yang sehat, kata Clifford, cukup menyerap vitamin D secara alami melalui sinar matahari.

SelaluBaruNet – Semua vitamin sangat penting bagi tubuh termasuk vitamin D, karena meningkatkan sistem kekebalan, juga membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang. Namun, sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa orang dewasa yang sehat ternyata tak terlalu membutuhkan vitamin D. Benarkah..??

BBC, melaoprkan bahwa terlalu banyak mengkonsumsinya justru membahayakan tubuh. Clifford Rosen dari Maine Medical Research Institute menyebutkan kalsium yang berlebihan bisa merusak ginjal.

Clifford dan tim peneliti dari University of Auckland, New Zealand, menguji efek suplementasi vitamin D terhadap kepadatan mineral tulang orang dewasa yang sehat. Uji coba itu dilakukan di sejumlah negara, seperti Inggris, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Finlandia, dan Norwegia.

Setiap orang diminta mengkonsumsi suplemen vitamin D selama dua tahun. Hasilnya, tim peneliti tidak menemukan efek signifikan pada kepadatan tulang mereka. Selain kepadatan tulang tak meningkat, gejala osteoporosis pun tak bisa dihindari.

“Orang dewasa sehat tidak perlu mengkonsumsi suplemen vitamin D. Konsumsi dosis rendah hanya dianjurkan untuk individu yang kekurangan vitamin D dan sedang dalam masa perawatan,” kata Ian Rei, salah satu peneliti dari University of Auckland.

Suplemen hanya dibutuhkan untuk para lansia yang kekurangan vitamin D. Itu efektif mencegah patahnya tulang pinggul. Orang dewasa yang sehat, kata Clifford, cukup menyerap vitamin D secara alami melalui sinar matahari.