Benarkah Memasak Brokoli Dengan Wasabi /Lobak Dapat Menghidupkan Sel Kanker?

brokoliSelaluBaruNet – Olahraga teratur untuk menjaga kebugaran tubuh adalah hal salah satu factor penting selain menjaga pola makan yang sehat. Olahraga teratur membantu menjaga kesehatan anda. Pedulilah kesehatan Anda, terutama jantung. Karena penderita jantung khususnya wanita terus meningkat setiap tahun.

Para pakar kesehatan biasanya menyarankan Anda untuk tidak terlalu lama dalam memasak sayuran. Sayuran yang sudah layu akan kehilangan nutrisinya. Selama perebusan atau steam, nutrisi yang ada di brokoli bisa melebur bersama cairan yang digunakan, yang pada akhirnya terbuang percuma. Kalau sudah begitu, kemampuan brokoli sebagai pelawan kanker tentu akan sia-sia.

Memasak dalam microwave dapat mencegah lenyapnya nutrisi dari brokoli. Dengan cara ini, brokoli akan menghangatkan diri menggunakan air yang terkandung di dalamnya. Selain itu, ada cara lain yang dapat membuat vitamin pada brokoli tetap bertahan, yaitu dengan menambahkan bumbu seperti wasabi, mustard, atau lobak. Kedua bumbu ini mengandung enzim myrosinase dan tidak menghidupkan sel kanker.

Pakar nutrisi, Profesor Elizabeth Jeffery, mengatakan, membumbui brokoli dapat meningkatkan penyerapan pada bagian atas sistem pencernaan, dan karenanya meningkatkan pengaruhnya. “Makin pedas makin baik,” katanya.

Kesimpulan ini diperoleh setelah para relawan mengonsumsi tunas brokoli dengan bubuk brokoli. Peneliti lalu mengukur senyawa bioaktif (yang ditemukan secara alami di dalam makanan yang bernutrisi) di dalam darah relawan, dan mendapati bahwa kadar senyawa tersebut jauh lebih tinggi ketika makanan tersebut dimakan bersamaan, dan bukannya terpisah.

Namun, studi ini menunjukkan, meskipun brokoli tersebut dimasak terlalu matang, Anda masih dapat meningkatkan manfaatnya dengan mencampurnya dengan makanan lain yang mengandung
myrosinase. Selain wasabi dan lobak, makanan lain yang bisa membantu meningkatkan manfaat brokoli antara lain kubis, arugula, selada air, dan Brussel sprout (sayuran dari rumpun kubis). Tiga hingga lima porsi brokoli dalam seminggu, menurut para peneliti mampu memberikan manfaat pelindung dari kanker.