Beruskacitalah Dalam Tuhan

sukacitaSelaluBaruNet – Roma 12:12 berkata, Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa. Sukacita yang diberikan Tuhan dalam hati kita akan terus mengalir menjadi kekuatan yang luar biasa yang sedang Tuhan impartasikan dalam kehidupan kita.

Secara ilmu kedokteran, ketika seseorang bersukacita maka kelenjar hormon dalam tubuhnya akan menghasilkan zat yang namanya endorphin. Zat ini zat yang sangat ampuh untuk membunuh sel-sel kanker. Sebab itu amsal berkata, hati yang gembira adalah obat yang manjur. Saudara yang sedang lemas, sakit, stress karena banyak pekerjaan, stress karena dolar naik, mari arahkan hati dan pikiranmu pada Tuhan dan bersukacita lah karena sesuatu akan terjadi dalam tubuhmu dan itu akan membangkitkan kekuatan yang luar biasa  sehingga kita mampu atasi setiap persoalan.

Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa. Ada tiga hal yang harus kita lakukan dalam hidup ini supaya kita menjadi pemenang-pemenang dan bisa mempertahankan kemenangan itu dalam hidup kita. Karena kita tidak berperang  tapi Tuhanlah yang berperang ganti kita, kita tidak melakukan apa-apa karena Dia sudah melakukannya bagi kita, Dia berikan kemenangan dan kemerdekaan bagi kita. Tugas kita hanya mempertahankan apa yang sudah diberikan buat kita. Untuk itu kita perlu 3 hal ini:

  • Bersukacitalah dalam pengharapan. Ada banyak hal yang bisa buat kita bersukacita, tapi jika kita menaruh sukacita kita pada benda-benda tertentu, pada hobi-hobi kita, pada hal-hal didunia ini maka kita akan kembali pada kejenuhan. Karena pada dasarnya  semua yang ada didunia ini atau kesukaan yang diberikan pada kita ada batasnya. Makanya bulan madu itu ada batasnya. Kadang-kadang orang itu perlu memperbahaui hubungannya, bagaimana memunculkan kesukaan dalam keluarga dalam berhubungan dan lain sebagainya. Yang perlu diketahui bahwa semuanya itu hanya sementara. Sedangkan Tuhan inginkan supaya kita selalu bersukacita. Dasar yang bisa membuat kita tetap bersukacita dalam segala situasi dan kondisi dimana itu tidak akan merubah sukacita kita adalah dengan memiliki pengharapan dalam Kristus yaitu pengharapan akan segala sesuatu. Nehemia 8:8b berkata kesukaan karena TUHAN itulah perlindunganmu. Selama kita menaruh kesukaan dan pengharapan pada Tuhan maka tidak ada yang bisa merampasnya. Pengharapan pada manusia bisa mengecewakan tapi pengharapan pada Kristus  seperti sauh yang kuat.
  • Sabarlah dalam kesesakan. Orang sabar itu bukan kelihatan pada saat hidupnya enak, dan tidak ada masalah. Kesabaran itu akan terlihat ketika ada tekanan. Orang yang sabar adalah orang yang tahan dalam penderitaan. Banyak orang bisa berbicara dengan lemah lembut tapi tidak tahan dalam penderitaan, begitu badai datang banyak mengeluh dan protes pada Tuhan. Tapi orang yang sabar ia bertahan dalam kesesakan. Yusuf diproses oleh Tuhan selama 13 tahun sejak menerima visi dari Tuhan. Ketika kita menerima visi Tuhan dan menjalanknnya maka kondisi kita bukan semakin naik tapi turun, mungkin penderitaan dan kesesakan. Ketika Tuhan memberikan visi besar buat kita maka semakin besar penderitaan yang kita rasakan dan tidak dipahami kenapa seperti ini. Ketika Yesus akan dipermuliakan maka Dia semakain turun, bahkan turun kedalam dunia orang mati. Dia dihina, dicaci maki, ditelanjangi dan dihancurkan supaya segala yang bernafas tunduk kepada-Nya. Tapi Tuhan berkata ” sabarlah dalam kesesakan” karena suatu saat kemenagan yang diberikan Tuhan akan jadi nyata.
  • Bertekunlah dalam doa. Karena didalam berdoa kita mendapat kekuatan, Doa bisa menembus beberapa dimensi kedepan. Sebab itu doa haruslah disertai dengan ketekunan. Artinya selalu, setiap saat. Seperti saudara tidak pernah lupa makan, maka jangan pernah lupa berdoa. Marilah kita tekun dalam doa sehingga batu-batu besar, tembok-tembok tebal akan dihancurkan didepan kita lewat setiap doa-doa kita.

                           Khotbah disampaikan oleh Pdt Thelma Rungkat di Gereja                                Bethany Tower Of Christ Surabaya