Demonstran Turki Berbuka Puasa Bersama di Tengah Aksi Unjuk Rasa

Turkey Protests RamadanSelaluBaruNet – Pemandangan unik tampak ketika datang waktu berbuka puasa. Para polisi bersikap bersahabat dan mengizinkan demonstran berbuka puasa di tempat mereka berunjuk rasa. Sebelumnya warga Turki ini protes menentang pembangunan di Taman Gezi, Istanbul.

Dua kelompok muslim sayap kirip yang merupakan simpatisan aksi unjuk rasa – Revolusioner Muslim dan Anti-Kapitalis Muslim, menjadi penyelenggara buka puasa yang dilakukan di trotoar samping Taman Gezi. Pejabat daerah setempat bahkan ikut menggelar acara makan malam di Lapangan Taksim di dekat Taman Gezi.

Orang-orang pun kemudian berkumpul kembali di Taman Gezi setelah waktu buka puasa usai. Pemandangan ini berbeda dengan malam sebelumnya di mana mereka masih berjibaku dengan polisi yang menembakkan gas air mata dan meriam air ke arah pengunjuk rasa.

Polisi Turki lewat pengeras suara meminta para demonstran meninggalkan lokasi itu setelah berbuka puasa. Namun imbauan itu hanya dicemooh dan diberi tepuk tangan oleh para pengunjuk rasa. Kendati begitu, polisi tidak terpancing dengan respons para demonstran.

Demonstran mengatakan akan tetap meneruskan aksinya. “Saya harap negara ini memahami apa yang ingin kami sampaikan melalui aksi protes ini. Ini merupakan hak konstitusi kami untuk masuk ke ruang publik dan berunjuk rasa,” kata salah satu mahasiswa, Ozge Dogu, yang ikut berunjuk rasa.

Kerusuhan kembali terjadi di jalan-jalan sekitar Taman Gezi. Berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan partai politik yang berasal dari Grup Solidaritas Taksim, menentang pembangunan kembali Taman Gezi. Akibat kerusuhan tersebut, seorang remaja berusia 17 tahun dilaporkan mengalami pendarahan otak akibat terkena tabung gas yang ditembakkan polisi. Remaja itu kini dirawat di RS terdekat.