Dua Bersaudara Ini Hidup dengan Ratusan Ular

hidup dengan ularSelaluBaruNet – Sebagian besar manusia sangat takut dengan hewan bernama ular apalagi mau memelihara. Pendapat seperti ini justru bertolak belakang dengan kakak beradik yang hidup dengan ratusan ekor ular di rumah mereka. Benarkah? Intip yuk:

Tetap bagi dua bersaudara asal Pakistan ini, hidup dengan lebih dari 100 ular yang merayap di sekitar rumah mereka itu adalah hal yang biasa. Bagi mereka, bermain dan bercengkrama dengan ular adalah hal yang biasa.

kedua kakak beradaik Hamza dan Hassan Hussain menyatakan ketertarikan mereka ular ini setelah mereka menyaksikan film kartun anak-anak ‘Jungle Book’. “Kami masih remaja saat titu. Saya kagum boa hijau di ‘Jungle Book’ dan kami akhirnya membeli ular. Kemudian kita perlahan-lahan menjadi sangat bersemangat tentang mereka,” kata Hamza, yang masih berusia 20 tahun.

Sementara saudaranya, Hassan yang berumur 22 tahun, merupakan seorang mahasiswa kedokteran. Ia membeli ular pertama– boa pasir–dari penjual hewan lokal dengan harga sekitar beberapa ratus ribu rupiah.
Beberapa bulan kemudian, mereka membeli Indian Rock Python dengan harga lumayan mahal. Lima tahun kemudian, dua bersaudara ini kini memiliki koleksi lebih dari 100 ular, termasuk spesies ular albino yang sangat langka.

“Ketika kami mulai memelihara ular di rumah, banyak tetangga mengeluh karena mereka takut. Kita hidup di daerah perumahan, jadi kami harus berhati-hati. Kami harus memastikan bahwa ular tidak pernah keluar dari batas kami dinding rumah,” kata dua saudara yang kami kutip dari ndtv.com. Rumah mereka kini sudah menjadi seperti ‘kebun binatang’ mini dari Karachi, Pakistan. Banyak orang berbondong-bondong ke rumah untuk melihat sekilas dari hewan peliharaan yang tidak biasa–duo ini sekarang dijuluki ‘piton saudara’.

Mereka juga mendatangkan 16 ular dari Oklahoma City, Amerika Serikat. Untuk kebutuhan makanannya, ular ini kerap diberi makan bebek, ayam atau kelinci seminggu sekali. Keduanya juga menghabiskan lebih £1500 setiap bulan, untuk menjaga peliharaan mereka tetap hidup. Bukan tanpa risiko, beberapa ular muda bahkan pernah menyerang Hassan, namun ia menganggap mereka bagian dari keluarga dan itu hanya cara ‘bercanda’ ular-ular mereka.