Hidup Dalam Kebenaran

kebenaranSelaluBaruNet – Apapun persoalan yang kita hadapi, dan bagaimanapun besar tekanannya dan darimanapun itu sumbernya, tetap biasakan untuk hidup benar di hadapan Tuhan. Kita harus akui bahwa adakalanya hidup benar seringkali membawa kita masuk dalam masalah. (Filipi1:2-7)

Contoh, karena kesalehan dan keteguhan Daniel maka ia masuk dalam gua singa, karena kesalehan sadrakh Mesak dan Abed Nego maka mereka masuk dalam dapur perapian. Memang hidup benar seringkali membawa kita masuk dalam masalah, tapi perlu kita ketahui bahwa hidup benar juga yang membawa kita keluar dari masalah. Contoh: karena kesalahan Sadrak Mesak dan Abed Negolah yang membaut mereka keluar dari dapur perapian. Bahkan kesalehan Daniellah yang membuat dia bisa keluar dari gua singa. Kita bisa tahu bahwa persoalan yang kita hadapi ini datangnya dari Tuhan lewat kondisi rohani kita. Jika hidup kita sudah sungguh-sungguh dalam Tuhan, hidup dalam pujian dan penyembahan serta suka membaca dan merenungkan Firman Tuhan maka suatu saat tiba-tiba ada masalah, maka itu berarti ujian yang dari Tuhan.

Jika hidup kita setengah benar, dan masih sering keserempet dosa dan tiba-tiba ada persoalan yang datang dalam hidup kita maka itu namanya teguran. Jika hidup kita jauh dari Tuhan dan tidak peduli lagi dengan Tuhan tiba-tiba masalah datang maka itu namanya hukuman. Hari ini apapun yang terjadi dalam hidup kita baik ujian, teguran maupun hukuman tetap kita kembali untuk hidup benar. Jika hidup kita benar dihadapan Tuhan maka kita akan naik level kepercayaan dari Tuhan.

Konsep hidup benar :

1. Memiliki pola pikir yang benar. Filipi 4:8, Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Orang yang bertobat biasanya dimulai dari pola pikir. Sebab itu jangan sampai kita menjadi serupa dengan dunia ini tapi mau terus memiliki perubahan hidup yang semakin hari semakin baik. Selama pola pikir seseorang belum berubah maka orang itu dikatakan belum sungguh-sungguh bertobat di hadapan Tuhan. Satu-satunya cara untuk mengubah pola pikir kita menjadi benar adalah dengan merenungkan Firman Tuhan dan bertindak hati-hati. Ingat bahwa pola pikir mengubah masa depan. Karakter yang baik akan mengubah masa depan menjadi baik, sedangkan masa depan menjadi baik dimulai dari pola pikir yang baik.

2. Fokus kepada Allah. Filipi 3:13-14, Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,  dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. Segala sesuatu yang bersifat fokus akan memiliki kekuatan yang luar biasa. Ketika kaca pembesar diletakan dibawah sinar matahari, semakin kecil titik yang dihasilkan dari lensa dan sinar matahari maka itu bisa membakar kertas, kayu dan daun kering. Demikian juga dalam kehidupan kita, jika kita fokus pada apa yang kita lakukan baik itu kerjaan, pelayanan, keluarga atau apapun juga maka hasilnya akan semakin baik. Jika kita fokus pada kerohanian kita maka kerohaian kita semakin bagus.

3. Memilki sikap yang benar. Filipi 4:8-9, Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya ituDan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu. Kita perlu ketahui bahwa kinerja sorga itu terjadi bergantung dari sikap kita. Seperti apa sorga bertindak itu sebenarnya menyesuaikan sikap dan keputusan kita, karena aksi kita menentukan reaksi Tuhan. Jika kita mengambil keputusan dan melangkah dengan iman barulah Tuhan akan bertindak. Jika kita tidak berbuat apa-apa maka Tuhanpun juga tidak berbuat apa-apa. Apapun masalah yang kita hadapi, tetaplah bersikap yang benar baik di hadapan Tuhan maupun manusia. Karena Tuhan hanya membela mereka yang hidup benar.

 

Khotbah Disampaikan oleh Pdt Nahason di Bethany TOC Surabaya