Hidup Penuh Kasih Karunia Ratapan 3:22-23

graceSelalubaruNet – karunia sangat mudah kita dapatkan, bahkan Allah sudah memberikan pada kita seperti pipa yang dihubungkan dari bumi ini ke sorga.  Tuhan kita tahu memberi yang terbaik dan tidak pernah memberikan bekas buat kita. Jika hari ini Dia berikan, maka Dia tidak akan  memberikan sisa, jika hari ini kita belum menerimanya maka itu akan diberikan  pada esoknya, karena berkat Tuhan itu selalu baru setiap hari buat kita.

Banyak orang kristen yang protes dan bertanya, jika memang kasih karunia-Mu itu melimpah dalam hidup saya dan selalu baru setiap hari kenapa saya tidak menerima bahkan menikmatinya? Ingat bahwa kita ini sudah punya bagian masing-masing yang diberikan Tuhan yaitu kasih karunia berupa perlindungaan, pemeliharaan dan kesehatan yang terbaik bagi kita. Bahkan Tuhan sudah memberikan nyawa-Nya bagi kita dan menitipkan sesuatu yang menjadi bagian kita, dimana jika ketika kita bisa dipercaya dengan bagian tersebut maka akan pasti bisa mendapatkannya. Namun disisi lain ada penghambat yang membuat kita tidak bisa mendapatkan bagian tersebut.

Kita terhambat untuk mendapatkan bagian kita bukan salahnya Tuhan atau Tuhan itu lupa tapi Penghambat tersebut adalah kita tidak memiliki damai sejahtera (iblis merampas damai sejahtera itu dari kita) sehingga kita mulai ragu akan kuasa Tuhan yang sanggup memulihkan hidup kita, Padahal  damai sejahtera-Nya itu sudah diberikan bagi kita. Yohanes 14:27 berkata, Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. Tanda orang yang disertai Tuhan adalah memiliki damai sejatera artinya Allah sedang berada di pihak kita. Jjika kita tidak berada dalam dami sejatera maka sesungguhnya Allah tidak sedang bersama dengan kita. Tuhan bisa menjaga yang ada diluar kita seperti memberikan perlindungan dan lain sebagainya, dan kita diberikan tugas untuk menjaga yang didalam yaitu hati kita supaya tetap dipenuhi dengan damai sejahtera. Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Ketika kita bisa menjaga dami sejahtera yang dipercayakan Tuhan dengan tidak menggantikannya dengan kebimbangan, ketakutan, kemarahan dan kegelisahan dan lain sebaginya maka kita akan melihat dan menerima berkat yang disediakan Tuhan buat kita. Saya sudah mengatakan dari awal kepada sudara bahwa kasih karunia yang diberikan Allah pada kita itu seperti pipa-pipa yang dihubungkan dari sorga kepada kita, dimana kita harus menjaganya supaya tidak tersumbat.

Allah tidak bisa menjaga pipa-pipa ini, Allah tidak bisa menjaga hati kita masing-masing, makanya Tuhan memberikan damai sejahtera itu buat kita dan berkata supaya kita tidak gelisah dan gentar. Jika kita tidak bisa menjaga hati dan membiarkan hati ini terus dipenuhi dengan kemarahan dan kekecewaan, itu ibaratnya kita sedang memegang erat-erat  pipa-pipa kasih karunia yang mengalir dalam hidup kita sehingga tanpa sadar kita sudah menjadi penghalang berkat Tuhan. Ingat bahwa Tuhan tidak bisa menjaga hati kita, yang hisa menjaga hati kita adalah diri kita sendiri.

Penghambat nomor satu yang membuat kita tidak bisa menerima berkat kasih karunia adalah kekuatiran, kemarahan, kegelisahan, kebimbangan dan ketakutan, sebab itu satu-satunya cara supaya kita bisa menjaga damai sejahtera ini adalah dengan mendekat pada Tuhan dengan memuji dan menyembah-Nya karena Tuhan punya seribu satu cara untuk menolong kita. Matius 6:32-33 berkata, Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Orang lain boleh mendapatkan kekayaan dengan berbagai macam cara tapi kita bisa mendapatkannya dengan Allah allah. Sekali saya ingatkan bahwa bagian Tuhan adalah menjaga yang diluar dan kita diberi tugas untuk menjaga yang didalam. Memang sukar tapi itu akan menjadi mudah jika kita menjaganya dengan mencari Tuhan. Karena Dia berjanji akan memberikan kelegaan pada kita yang mencari dia.

Ketika seseorang tidak bisa menjaga hatinya dan membiarkan hatinya dipenuhi dengan kekecewaan maka sesungguhnya itu adalah sebuah pintu untuk masuknya segala masalah, dalam hidup kita, menjadi sebuah pintu masuknya sakit penyakit dalam diri saudara. Ketika hati kita dikuasai oleh kemarahan dan kebencian maka Firman Tuhan berkata bahwa iblis beroleh keuntungan. II Korintus  2:11 berkata,  supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya. Jika kita tidak bisa menjaga hati kita maka iblis akan beroleh keuntungan dalam hidup kita. Pilihan sekarang ini ada di tangan kita, jika kita mau hidup dan menikmati kasih karunia maka jagalah hati kita mulai dari sekarang. Banyak orang berusaha menjaga harta kekayaan mereka  dan berpikir tentang masa depan anak mereka, pekerjaan dll. Ingat bahwa Tuhanlah yang menjaga bagian luar diluar  (harta dll) tapi jika kita bisa menjaga yang didalam ini maka Tuhan yang menjaga yang diluar, Tuhanlah yang mencukupi dan mencukupi yang diluar.

 

 Khotbah Di Sampaikan Oleh pdt filipus  Edy Di Bethany TOC Surabaya