Hobi Balita Anda Berbahaya? Ini Cara Mengatasinya

balitaSelaluBaruNet – Begitu banyak hal yang dilakukan oleh balita bahkan hal berbahayapun pasti dilakukannya karna rasa ingin tahu yang besar seiring dengan masa pertumbuhannya. Hal tersebut justru mengkhawatirkan orang tuanya. Mulai mainan gunting, menyobek kertas, bahkan memegang benda panas dan lain sebagainya. Bingung sebagai orang tua, inilah cara mengatasinya.

Menyobek  Kertas                                                                                                                                       

Jangan berteriak, sebaliknya cukup dibilang dengan suara biasa. Setelah itu, sediakan keranjang kertas khusus untuk disobek. Ajarkan anak jika ingin merobek kertas, hanya yang ada di keranjang tersebut. Gunakan sobekan kertas untuk bahan belajar berhitung. Setiap disobek, hitungan pun dimulai. Setelah sobekan kertas terkumpul, ajar anak belajar ukuran. Minta anak untuk memisahkan sobekan besar dengan sobekan kecil.

Menjambak

Satu cara yang harus segera dilakukan yaitu gagalkan usahanya. Bila Anda menuruti keinginan anak karena rambut Anda ditarik, dia akan terus gunakan cara ini. “Tidak boleh menarik rambut, sakit.” Anda bisa langsung memegang tangan anak dengan lembut dan lepaskan dari rambut Anda. Jangan dibalas menarik rambutnya supaya dia tahu rasanya. Tapi cukup ditatap matanya dan jangan ajak bicara 10 menit. Setelah itu katakan, “Menarik rambut itu tidak boleh. Tahu kenapa?” Mungkin anak menjawab, “Supaya aku tidak dimarahi.” Tidak masalah, ini perkembangan moral yang normal pada anak balita. Lalu ajarkan sentuhan positif. Misalnya menggarukkan punggung Anda atau memijat tangan ayah yang pegal.

Meraih Benda

Jauhkan benda berbahaya dari jangkauan anak seperti makanan dan minuman yang panas, benda tajam, benda berukuran kecil yang memungkinkan tertelan. Tutup rapat atau kunci lemari. Hindari meletakkan barang apapun di atas meja yang dilapisi taplak meja. Pilih perabot yang kokoh dan berat. Benda yang aman untuk anak adalah yang terbuat dari plastik. Jika balita ngotot ingin meraih benda itu, biarkan saja. Namun, jangan lupa untuk memegang tangannya ketika dia kelihatan hilang keseimbangan. Setelah itu, temani anak dan berikan penjelasan mengenai benda-benda yang ingin diraihnya.

Pencet Tombol

Daripada melarangnya memencet remote control televisi, AC, microwave atau sejenisnya, lebih baik salurkan hobinya itu untuk hal yang lebih bermanfaat. Belikan mainan yang bisa dia pencet seperti mobil dengan remote control atau piano. Berikan pemahaman mana tombol yang aman dan mana yang tidak. Ajarkan juga pengalaman pencet-pencet di luar rumah seperti tombol lift, bel rumah, klakson, mesin ATM, dan lainnya. Jangan lupa dampingi dan berikan pemahaman tentang tombol yang dia pencet.

Tentu dengan ketelatenan kita, sang anak bisa belajar. Ubah hobi yang negatif menjadi positif sehingga anakpun makin berkembang.