Ini Alasan Jepang Tidak Beri Bebas Visa ke Turis Indonesia

jepang okSelaluBaruNetPemberitaan soal Jepang yang memberikan bebas visa bagi turis Indonesia dibantah KBRI. Pihak KBRI mengatakan bahwa alasan tidak diberikannya bebas visa adalah karena turis WNI ke Jepang masih sedikit.

Kepala Bidang Protokoler dan Konsuler KBRI Tokyo, Idhi Maryono, membantah bahwa salah satu alasan tidak diberikannya bebas visa adalah masih banyaknya WNI overstayer di negara itu, seperti yang disampaikan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori.

Dia menjelaskan, alasan Jepang adalah karena jumlah turis Indonesia ke negara itu masih sedikit. “Saya rasa tidak ada relevansi antara jumlah WNI yang berstatus overstayer di Jepang dengan tidak diberinya visa,” kata Idhi kepada VIVAnews, Rabu, 16 April 2014.

Sebab, apabila itu yang menjadikan alasan, seharusnya negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia dan Thailand, tutur Idhi, juga tidak diberi fasilitas bebas visa. Menurut data dari pihak Imigrasi Jepang yang dipegang Idhi, jumlah warga overstayer asal Thailand per tahun 2013 mencapai 3.558 orang.

“Sementara warga overstayer asal Malaysia berjumlah 2.192 orang per tahun 2013,” jelas Idhi. Untuk Indonesia, kata Idhi, dari segi angka sudah jauh lebih menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Bahkan nama Indonesia, sudah tidak lagi masuk ke dalam daftar negara di mana banyak warganya yang berstatus overstayer, walaupun masih ada,” kata dia.

Di tahun 2013, kata Idhi, jumlah WNI berstatus overstayer diprediksi kurang dari 1000 orang. Bandingkan dengan jumlah WNI overstayer di tahun 2010 yang mencapai 1.800 orang.

“Alasan yang diungkap oleh Kemenlu Jepang berbeda dengan yang dikatakan Dubes Katori. Mereka mengatakan penyebabnya karena jumlah wisatawan masih kecil,” kata Idhi.

Bahkan, apabila dibandingkan dengan jumlah wisatawan asal Thailand dan Malaysia sangat jauh angkanya. Menurut data dari pihak KBRI Tokyo, per tahun 2013 kemarin, jumlah kunjungan turis asal Indonesia mencapai 140 ribu. Angka itu, sudah naik dari di tahun 2012 dan 2011 yang masing-masing berjumlah 100 ribuan dan 60 ribu.

Sebelumnya saat diwawancarai secara khusus oleh VIVAnews tahun 2013 di ruang kerjanya di Gedung Kedutaan Besar Jepang, Dubes Katori menyebut penyebab Indonesia belum memperoleh kelonggaran visa sejak tahun 2013, karena masih banyak WNI berstatusoverstayer yang berada di Jepang.

Untuk itu dia meminta kepada WNI apabila visanya sudah habis agar segera diurus perpanjangannya dan kembali ke tanah air tepat waktu, sehingga tidak ada lagi kasus over stay yang dicatat oleh pihak imigrasi Jepang.

Kendati begitu, waktu kunjungan pendek bagi turis asal Indonesia di dalam visa telah diperpanjang. Sebelumnya hanya berdurasi 15 hari lalu diperpanjang hingga 30 hari.

WNI pun, kata Katori, dapat berkunjung ke Jepang kapan pun dan tinggal di sana paling lama hingga satu bulan.

 

 

Sumber:viva.com