Jacob Barnett, Bocah Autis dengan IQ Melebihi Einstein

Jacob BanrnettSelaluBaruNet – Jacob Banrnett, remaja yang sekarang berusia 14 tahun ini didiagnosis menderita autisme sejak berumur 2 tahun. Tapi ketika berusia 8 tahun Jacob telah belajar di universitas sebagai mahasiswa jurusan matematika. Bahkan mampu mengajar matematika pada mahasiswa.

Dokter mengatakan kepada orang tuanya, kalau bocah itu tidak akan pernah berbicara atau membaca. Bahkan, Barnett mungkin akan terus bergantung pada orang tuanya, karena tidak bisa hidup mandiri.

pernyataan dokter ternyata tidak terbukti karena pada usia 10 tahun, Jacob secara resmi diterima di sebuah Universitas sebagai mahasiswa penuh waktu dan langsung ke posisi peneliti yang dibayar di bidang fisika.

Untuk karya asli di bidang ini, Jacob memecahkna rekor, sebagai mahasiswa termuda di bidang fisika sebagai peneliti termuda di dunia. Makalahnya kemudian diterima untuk dipublikasikan oleh Physical Review A, sebuah jurnal ilmiah bersama di situs seperti NASA, Smithsonian, dan halaman web Harvard.

Yakub juga CEO dan pendiri Wheel LLC, bisnis ia mulai di garasi ibunya, dan sedang dalam proses menulis sebuah buku untuk membantu mengakhiri “matematika fobia” di generasinya.

Hobi favorit Yakub adalah bermain basket dengan anak-anak di amalnya, Yakub Place. Ini adalah tempat di mana anak-anak dengan autisme terinspirasi setiap hari untuk menjadi diri otentik sejati mereka … seperti Yakub.

Melansir Huffington post, hari ini Barnett telah menginjak usia 14 tahun. Ia sedang duduk di bangku pendidikan Master untuk memperoleh gelar PhD, jurusan Fisika. IQ yang dimiliki Barnett melebih IQ Albert Einstein, yaitu 170.