Karena Berkasta Rendah Korban Perkosaan di India Diintimidasi

violentSelaluBaruNet – Gadis 17 tahun ini diperkosa dan dikucilkan  karena berkasta rendah. intimidasi warga di desanya terus berdatangan, bahkan ibunya dibunuh, karena enggan menarik gugatan terhadap dua pria yang menggagahinya.

Insiden yang terjadi  pada tahun 2012 silam terjadi ketika  dia sedang berjalan menuju sekolah. Kedua pelaku menculiknya dan memperkosanya di dalam mobil. Dia berhasil kabur, mengadukannya kepada orangtuanya yang langsung melaporkannya ke polisi.

Ayah korban, yang seorang buruh harian, mengatakan bahwa tetangga-tetangganya meminta mereka untuk menarik laporan. “Kami menolaknya, itulah mengapa mereka marah pada kami. Kami ingin pelakunya dihukum seumur hidup. Dengan cara itulah perjuangan kami tidak akan sia-sia,” kata dia.

Tiga minggu setelah melapor, ibu korban yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih di sekolah diculik. Dua hari kemudian, wanita itu ditemukan telah menjadi mayat di saluran air. Menurut hasil visum, ibu korban ini diperkosa sebelum akhirnya dibunuh.

Pemerintah memberikan kompensasi atas perkosaan atas korban dan kematian ibunya senilai hampir Rp80 juta, namun uang ini telah digunakan seluruhnya untuk menyewa pengacara.

Ayah korban mengatakan, seorang polisi yang merupakan kerabat tersangka telah merusak bukti yang penting dalam pengadilan. Kasusnya hingga kini masih terus digodok di pengadilan.

Kasta Terendah

Korban berasal dari kasta Dalit. Ini adalah kasta terendah yang bahkan tidak masuk dalam piramida kasta di India.  kata Dalit mirip dengan kata Ibrani dal yang juga berarti ‘patah’ atau ‘diinjak-injak’. Biasanya, orang dari kasta ini adalah orang miskin dan berpenghasilan rendah. Mereka juga tidak memiliki kekuasaan apapun di dunia politik.

Wanita dari kasta ini sering menjadi korban perkosaan. Kasus yang tengah panas saat ini di India adalah perkosaan dan pembunuhan seorang gadis Dalit berusia 20 tahun di desa Jind, Haryana, saat korban hendak menjalani tes guru.

Massa yang terdiri dari kerabat korban melakukan demonstrasi dan mogok makan yang masih berlangsung hingga kini. Mayat korban juga diletakkan di tengah jalan.

Perkosaan terhadap wanita Dalit belakangan ini juga tercatat di desa Dadri dan Pratapgarh, dua-duanya di negara bagian Uttar Pradesh. Korban di desa Dadri diperkosa tiga pria, sementara korban di Pratapgarh digilir tujuh orang, seperti diberitakan Times of India.

Di masa lampau, pengadilan juga ambil bagian dalam diskriminasi terhadap orang-orang Dalit. Tahun 1992, hakim membatalkan gugatan seorang wanita Dalit yang mengaku diperkosa beramai-ramai oleh pria-pria berkasta tinggi. Hakim menganggap, tidak mungkin pria berkasta tinggi melakukan hal itu.

Menurut data yang dikutip CNN, dalam 60 tahun terakhir, kasus perkosaan di India meningkat hingga 873 persen. Rata-rata setiap harinya, tiga wanita Dalit diperkosa di beberapa bagian negara tersebut. Tahun 2011, hanya 25 persen dari kasus perkosaan yang dilaporkan.