Kisah Eva Ohnesorge dan Anaknya Yang Hanya memiliki setengah otak

Philip-OhnesorgeSelaluBaruNet – Eva Ohnesorge dan anaknya Philip Ohnesorge (32) ternyata bisa bertahan hidup hanya dengan memiliki setengah otak, yaitu otak bagian kanan. Walaupun begitu, mereka tidak menyerah dengan keadaan yang ada tapi tetap dengan saling menguatkan satu sama lain.

Ketika beranjak remaja ternyata kondisi tubuh Philip semakin rapuh karena bagian otak kirinya yang tidak berfungsi dengan baik membuat pria ini tidak mampu berbicara dan sering kejang. Setelah berkonsultasi dengan dokter, kondisinya dianggap tidak dapat disembuhkan dan hanya akan semakin bertambah buruk.

kondisi ini membuat Eva yang Pada tahun 1989, menemukan seorang ahli bedah yang bersedia untuk mengambil risiko. Akhirnya, sisi kiri otak Philip yang saat itu berusia 9 tahun, dilakukan operasi pengangkatan.

Operasi itu berjalan lancar. Philip yang sebelumnya tidak pernah mengucapkan kata, saat pasca operasi mulai berbicara dalam kalimat.

Sekarang Eva menghadapi permasalahan baru untuk kelangsungan hidup anaknya. Philip menderita penyakit langka yang disebut sindrom Sturge-Weber, berupa tanda lahir yang menutupi satu sisi kepala dan lebih dari satu mata. Tanda lahir ini cepat menyebar dan Eva khawatir akan mempengaruhi penglihatan anaknya.

Untuk mengatasinya, Philip memerlukan perawatan laser khusus untuk mengendalikan pertumbuhan tanda lahir ini. Namun The National Health Service (NHS) menolak untuk membayar biaya pengobatan.

“Mereka sudah membiayai perawatan Philip sebelumnya dan kini mereka menolak,” ungkap Eva, seperti dilansir dari Telegraph, Senin (20/5/2013).