Kisah Pria Tergemuk Didunia Melawan Obesitas

obesitas 1SelaluBarunet – Beberapa waktu lalu ada wanita yang ingin menggemukan badannya untuk tampil di sebuah majalah, tapi berbeda dengan Ricky Naputi yang tak lagi dapat beraktivitas seperti biasa. Jangankan berjalan, berdiri pun tak sanggup, Bahkan tidak pernah bisa berpakaian lagi seperti dulu karena tubuhnya hanya bisa ditutupi sehelai kain lebar.

Selama bertahun-tahun, ia tak lagi dapat melihat indahnya pantai. Ini karena, pria yang tinggal di Pulau Guam, Amerika Serikat ini menderita obesitas akut. Berat badannya mecapai 900 pon atau sekitar 408 kilogram.

Cerita Naputi, terakhir dirinya dapat menikmati hidup dan ke luar melihat pantai beberapa tahun lalu. “Saya rindu ke luar rumah, ingin mandi, ingin merasakan air mengalir ke bawah tubuh ini. Rindu merasakan matahari menyinari wajahku,” katanya seperti dikutip dalam Huffington.

Naputi menghabiskan waktu di atas tempat tidur, tanpa sehelai pakaian, hanya ditutupi kain lebar. Ia tak bisa berdiri, hanya dapat duduk di atas tempat tidur. Itu pun harus dibantu oleh istrinya. Kipas angin terus berputar untuk mendinginkan tubuhnya.

Cheryl, istrinya, mengurus setiap kebutuhannya, termasuk belanja, memasak, hingga memandikannya, bahkan ketika suaminya akan ke toilet. “Saya seperti merawat bayi besar,” kata Cheryl.

Melihat kondisi Naputi, sebuah perusahaan televisi swasta di Amerika mengajaknya untuk menurunkan berat badan. Selama tiga tahun, ia berusaha menurunkan berat badan, dengan melakukan perjalanan khusus ke sebuah rumah sakit di Amerika Serikat.

Terkait hal tersebut, rencananya minggu ini baru akan dikeluarkan film dokumenter yang menceritakan pertempurannya melawan obesitas. Sayang nasib berkata lain. Naputi tak mampu bertahan hidup lebih lama. Ia menghembuskan nafas terakhir pada bulan November 2012 di usia 39 tahun. Ia mengalami penumpukan lemak yang sudah tak terkontrol