Lebih Dari 1000 Jiwa Melayang Akibat Pabrik Roboh di Bangladesh

bangladesh 2SelaluBaruNet – Bangladesh kembali berduka setelah gedung yang memuat ribuan karyawan ambruk dan menewaskan lebih dari 1000 jiwa. Jumlah korban tewas akibat runtuhnya bangunan pabrik garmen di Bangladesh dua pekan lalu ternyata masih terus bertambah.

Reuters mengatakan Inisiden yang terjadi pada 30 April lalu membuat tim SAR kewalahan karena korban yang terus bertambah. Sampai hari ini petugas masih menemukan korban-korban yang sudah tak bernyawa di reruntuhan bangunan Raza Plaza, yang terletak di kawasan industri Savar, sekitar 30 km dari Ibu Kota Dhaka.

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti runtuhnya bangunan itu. Sembilan orang sudah ditangkap, termasuk pemilik bangunan dan bos pabrik.

Jumlah korban tewas yang sudah ditemukan kini sebanyak 1.038. Sekitar 2.500 orang selamat dari robohnya bangunan pabrik. Banyak yang cedera, namun belum ada angka pasti berapa banyak yang masih hilang.

Pemerintah menuding pemilik maupun pengelola gedung membangun properti mereka itu dengan bahan-bahan yang tidak memenuhi standar. Industri garmen Bangladesh, yang menyumbang 80 persen dari ekspor negara Asia Selatan itu, telah mengalami sejumlah insiden, termasuk kebakaran pada November tahun lalu yang menewaskan 112 orang.

Bahkan, setelah tragedi di Rana Plaza, masih ada saja kecelakaan fatal di pabrik yang merengut korban jiwa. Sebuah kebakaran hebat menghanguskan sebuah pabrik garmen yang memiliki 11 lantai pada Rabu malam kemarin.

Stasiun berita BBC, 9 Mei 2013, melaporkan delapan orang tewas dalam peristiwa kebakaran itu, termasuk sang Direktur pabrik dan satu orang petugas polisi. Sisanya adalah rekan kerja dan staf pribadi sang direktur.

Menurut juru bicara pabrik garmen, Mohammad Atiqul Islam, kedelapan korban telah ditemukan oleh petugas pemadam kebakaran pada Kamis pagi. Mereka semua ditemukan hangus terpanggang di tangga. Sang direktur Rahman, diyakini sedang mengadakan rapat di pabrik yang berlokasi di kawasan Industri Mirpur.

bangladesh 1