Menjadi Pemenang Bersama Kristus

pemenangSelaluBaruNet – Ketika Yesus disalibkan, iblis senang karena Yesus dia berkata bahawa Yesuslah yang selalu menghalangi rencananya untuk menghancurkan manusia, tapi pada hari ketiga Yesus bangkit dari antara orang mati dan disitulah terjadi kemenangan besar, iblis kalah. Jadi ketika kita percaya dan menerima Yesus sebagai Juruselamat kita maka kita dibuat lebih daripada pemenang. (Roma 8:37)

Cara Menjadi Pemenang:

Selalu Berpikir positif. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Filipi 4:7. Orang yang selalu berpikir positif akan selalu tampil sebagai pemenang, tapi orang yang berpikir negatif belum bertanding ia sudah kalah.

Ketika Musa menyuruh 12 pengintai mengintai tanah Kanaan maka hanya Yosua dan Kaleb saja yang berpikiran positif, sisanya yang 10 pengintai berpikiran negatif sehingga mereka tidak bisa memasuki tanah kananaan yang berlimpah susu dan madu. Sering kali ketika kita alami masalah kita berpikir bahwa semuanya sudah terlambat sudah selesai karena jalan buntu, tapi ingat bahwa orang yang berpikir positif selalu ada jalan keluar dan pasti menang. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan semua yang tidak mungkin jadi mungkin. Didalam Yesus tidak ada persolan yang tidak bisa diselesaikan oleh Tuhan, semuanya bisa. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Lukas 1:37.

Disiplin Dalam Latihan. Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. (1 Kor 9:25). Orang yang disiplin dalam latihan pasti menang. Seorang olahragawan yang akan tampil dalam sebuah pertandingan harus disiplin dalam latihan supaya bisa memperoleh kemenangan. Sebagai anak Tuhan kita juga harus disiplin dalam latihan yaitu baca Firman Tuhan.

Firman Tuhan berkata, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. (Mazmur 1:2) . akibatnya ia akan berbuah dan apa saja yang dibuat pasti berhasil, pasti menang karena disiplin dalam membaca Firman Tuhan, karena firman Tuhan adalah senjata. dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah (Efesus 6:17). firman Tuhan adalah senjata kita untuk melawan musuh. Ketika kita disiplin baca Firman Tuhan maka Firman itu akan melekat dalam hati kita dan itu merupakan senjata yang ampuh untuk melawan musuh kita yaitu iblis.

Lidah Harus Dijaga. Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Amsal 18:21). h berpesan:

Lidah kita punya kuasa, yang menentukan apakah kita akan hidup atau mati. Jika lidah dipakai untuk memperkatakan perkataan yang baik, perkataan yang membangun, perkataan firman, maka buah – buah kebaikan yang akan dinikmati. Demikian sebaliknya jika hal-hal yang tidak baik, tidak benar, dan tidak bermanfaat yang dikeluarkan maka buah yang akan di nikmati adalah suatu keburukan. Jadi buah yang akan dinikmati bergantung dari perkataan yang keluar dari lidah kita.

Ucapan kita akan membuat kita mengalami sesuatu yang kita ucapkan, karena ketika kita mengucapkan sebuah perkataan maka kita sedang menciptakan sesuatu dalam hidup kita, baik atau buruk, sukses atau gagal, sehat atau sakit dan lain sebabainya. Perkataan – perkataan yang kotor yang keluar dari mulut kita, perkataan yang menyakitkan hati orang lain, perkataan yang tidak benar, hujatan – hujatan itulah yang menajiskan. Semua itu berasal dari hati. Buanglah semua itu! Hati itu ibarat wadah, jika diisi dengan hal – hal yang benar dan kudus, maka ketika ada tekanan maka yang keluar adalah hal-hal baik, benar dan kudus. Tetapi jika hatimu, yaitu wadah itu di isi dengan hal – hal yang kotor dan najis, maka dalam keadaan tertekan dari wadah itu akan keluar hal – hal yang jahat. Akibatnya bisa membunuh dan lain sebaginya. Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. (Efesus 4:29).

Khotbah Disampaikan oleh Pdt Nainggolan di Bethany TOC Surabaya