Remaja 17 Tahun Ini Balas Dendam Jadi Miliuner Karena Dibully

Ollie Forsyth.jpg okSelaluBaruNet – Kekurangan yang dimiliki remaja ini membuatnya sering dibully, baik secara langsung maupun online. Hal ini membuatnya stress dan hampir bunuh diri. Tapi dengan bantuan seorang konselor dia akhirnya bangkit dan menjadi miliuner diusia 17 tahun.

Seperti yang dialami remaja 17 tahun, Ollie Forsyth yang mengalami kasus pembullyan. Namun hal itu tidak pernah diceritakan oleh seorangpun sampai ia ketemu dengan seorang konselor yang membangkitkan semangat hidupnya dengan berkata “Kamu harus menghadapinya dan kamu akan menjadi seorang miliuner suatu hari nanti,” ucap sang konselor.

Kata-kata itulah yang akhirnya memotivasi Ollie untuk sukses. Dia meyakinkan dirinya dengan berkata, “Aku akan menjadi miliuner suatu hari nanti dan mereka yang membullyku akan bekerja untukku.”

Tak terpengaruh dengan perjuangannya di sekolah, dia pun memulai bisnis dan bertekad untuk berhasil. Bisnis pertamanya dimulai saat usianya 13 tahun dan diberi nama toko online Ollie yang berhasil meraih keuntungan 13 ribu Poundsterling atau sekitar Rp 288 juta pada tahun pertama. Sejak saat itu keuntungan toko ini meningkat menjadi 30 ribu Poundsterling (sekitar Rp 665 juta) dan meningkat dua kali lipat setiap tahunnya.

Tak hanya itu saja, Ollie pun menjual hasil kebun kedua orang tuanya, memiliki bisnis cuci mobil dan memiliki toko kecil di sekolah yang menghasilkan 7 ribu Poundsterling atau sekitar Rp 155 juta setiap tahun. Dia juga akan mengeluarkan buku di Amerika pada 2016 serta banyak lagi proyek yang telah menantinya.

Ollie pun kini telah terpilih dalam penghargaan The Great British Entrepreneurs. Dia juga menjalankan majalah wirausaha sendiri bernama The Budding Entrepreneur Magazine di Inggris, Amerika dan Jerman.

“Aku pikir ini sangat menarik melihat aku meninggalkan sekolah tanpa banyak teman dan tidak merasakan tiga tahun yang menyenangkan dalam hidupku, tapi sekarang teman-teman sekolah memintaku untuk melakukan sesuatu bersama mereka,” tuturnya. “Aku tidak masalah dengan ini semua, aku pikir ini adalah cara terbaik untuk menunjukkan kepada mereka yang membullyku bahwa aku tidaklah gagal.