Satu Orang Meninggal Akibat Diabetes Setiap Enam Detik

diabetesSelaluBaruNet - Pola hidup sehat membuat umur panjang. Salah satu cara adalah dengan menjaga asupan makanan atau minuman yang dikonsumsi. Tapi pada kenyataannya penderita diabetes saat ini semakin  meningkat. Menurut Federasi Diabetes Internasional (International Diabetes Federation/IDF), jumlah kasus diabetes naik dari 371 juta pada tahun lalu menjadi 382 juta pada 2013.

Seperti dilansir kantor berita Reuters, sebagian besar kasus yang terjadi adalah diabetes tipe 2. Untuk diketahui tipe ini terkait erat dengan obesitas dan kurangnya aktivitas olahraga. Epidemi tersebut semakin menyebar karena lebih banyak masyarakat di negara berkembang mengadopsi gaya hidup perkotaan dari dunia Barat.

IDF bahkan memprediksi jumlah kasus diabetes melonjak tajam sebesar 55 persen, menjadi 592 juta pada tahun 2035 mendatang. Saat ini, angka kematian akibat diabetes mencapai 5,1 juta per tahun atau satu orang setiap enam detik.

“Perjuangan melindungi orang dari penyakit diabetes dan komplikasinya yang bisa mengancam jiwa serta melumpuhkan, telah hilang,” tulis IDF dalam edisi ke-6 Diabetes Atlas.

China berada di urutan pertama dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Beban kasus diabetes di Negeri Tirai Bambu itu diperkirakan meningkat dari 98,4 juta pada tahun ini, menjadi 142,7 juta pada 2035.

Meski demikian, tingkat prevalensi tertinggi ditemukan di kawasan Pasifik Barat. Lebih dari sepertiga orang dewasa di Tokelau, Micronesia, dan Pulau Marshall mengidap diabetes.

Namun, hal lain yang lebih mengkhawatirkan adalah sebanyak 175 juta kasus diabetes belum terdiagnosis. Sebagian besar dari mereka tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah, dengan akses minim terhadap perawatan medis ketimbang di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Pasien yang mengidap diabetes memiliki kontrol gula darah yang tidak memadai. Hal ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi berbahaya, termasuk kerusakan pada mata, ginjal, dan jantung. Jika tidak diobati, penyakit ini bahkan bisa mengakibatkan kematian dini.

“Tahun demi tahun, angka tersebut semakin memburuk. Kita melihat semakin banyak orang terkena diabetes di seluruh dunia,” ujar ahli epidemiologi dan kesehatan masyarakat dari IDF, David Whiting.

Saat ini, ujarnya, dibutuhkan strategi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk memperbaiki pola makan dan mendorong gaya hidup sehat.