Suara Berdengung di Telinga, Penyakit Apa?

tinnitus.SelaluBaruNet – Pernakah ada yang mengalami suara yang berdengung dalam telinga membuat suasana hati yang tidak nyaman, seperti mendengar suara tapi tidak tahu sumbernya dari mana? Gangguan itu disebut juga dengan tinnitus.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa membantu meredakan gejala tinnitus.
- Bersihkan telinga
Saat liang telinga Anda dipenuhi oleh lilin atau kotoran telinga, hal itu bisa memberikan tekanan pada telinga bagian dalam dan mengiritasi gendang telinga. Akibatnya, gejala tinnitus punmuncul. Pada kebanyakan kasus, membersihkan sumbatan tersebut di dokter bisa menghilangkan suara deringan yang mengganggu.

– Periksa gigi

Salah satu penyebab mengapa Anda sering mendengar suara deringan adalah gangguan temporomandibular joint. Pada kondisi ini, Anda juga mengalami nyeri pada rahang, dan mendengar suara seperti letusan kecil saat mengunyah atau bicara. Periksakan kemungkinan gangguan ini ke dokter gigi.

- Obat-obatan
Beberapa jenis antibiotik dan antidepresi juga bisa menyebabkan tinnitus atau memperparahnya.

- Gangguan pendengaran karena suara bising
Sering terpapar suara yang keras seperti sirene, musik, atau petasan dapat menyebabkan tuli permanen atau tinitus pada sebelah atau kedua telinga. “Kehilangan pendengaran karena suara atau noise-induced hearing loss (NIHL) dapat disebabkan karena trauma akustik satu kali akibat ledakan tiba-tiba, suara tembakan, atau petasan. Bagaimanapun, NIHL dapat semakin parah bila mendengar suara keras terus-menerus,” catat British Medical Journal.
- Tumor otak
Neuroma akustik adalah tumor otak jinak yang menyerang saraf yang memengaruhi pendengaran dan keseimbangan. “Tinitus sering jadi gejala awal dari neuroma akustik,” kata Judy Vitucci, dari Acoustic Neuroma Association (ANA). Pada 2012, ANA mendapati 74 persen pasien yang disurvei mengalami tinitus.

- Insomnia
Penelitian menunjukkan, semakin parah insomnia yang diderita seseorang, makin berat juga tinitus yang diderita. Memulihkan insomnia menjadi solusi untuk mengurangi suara-suara tersebut.

- Cedera kepala atau leher
Seseorang yang terluka di kepala atau leher dapat mendengar suara berdering setelahnya. “Tinitus adalah gejala yang paling sering terjadi karena trauma kepala atau leher,” tulis para peneliti dalam jurnal The Laryngoscope.