TEROBOSAN (Lukas 19:1-10)

pohon araSelalubaruNet – Lukas 19:1-10 menceritakan tentang pertobatan seorang pemungut cukai  yang bernama Zakeus. Seberapa besar keinginan saudara untuk mengalami kebaikan Tuhan dan terobosan dalam hidup saudara?  perlu diketahui bahwa Tuhan lebih berhasrat  untuk melakukannya  bagi saudara.

Ketika saudara ingin mengalami terobosan dengan skala 80 persen, maka Tuhan inginlakukan 100 persen  bahkan lebih untuk saudara, artinya Tuhan lebih ingin  saudara  mengalami terobosan dari keinginan saudara sendiri. Zakeus adalah memungut cukai dari bangsanya sendiri membuat dia dikucilkan dan dianggap orang berdosa. Jika kita lihat Zakeus adalah seorang yang kaya dan punya otoritas karena  punya jabatan dan kuasa.

Meskipun memiliki segalanya tapi hatinya tetap kosong  dan tidak pernah mendapatkan kepuasan dengan damai sejahtera dan sukacita. Tapi ketika  mendengar tentang Yesus   maka timbullah keinginannya untuk melihat seperti apakah Yesus itu. Ayat 3-4 berkata, Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. Sehingga Zakheus alami terobosan dalam hidupnya.

Ada lima hal yang bisa dilakukan untuk mengalami terobosan

  1. Repotion, mengubah posisi artinya bergerak dari posisi yang lama. Ayat 4 berkata, Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. Meskipun belum sampai ke level bergairah mencari Yesus, hanya masih level melihat tapi  itu adalah hal yang baik. Dari sini kita lihat bahwa Zakheus tidak mempedulikan jabatan, nama besar maupun statusnya, yang ada dalam dirinya hanyalah ia harus mengubah posisi untuk melihat Yesus. Zakheus kemudian memanjat pohon ara tersebut. Tindakan ini membuatnya harus melepaskan semua atributnya sebagai orang kaya, punya yang punya jabatan dan lain sebagainya kemudian memanjat ke atas pohon ara. Jika saudara mau mengalami terobosan dalam hidup ini saudara maka saudara harus mengubah posisi saudara. Jika saudara mau mengubah posisi saudara maka janganlah merasa aman dan enak dalam satu posisi saja karena saudara tidak akan mendapat apa-apa. Sebab itu milikilah kerinduan dan gairah untuk mengalami terobosan dalam hidup ini supaya saudara menjadi orang yang berkemenangan. Saat ini saya mendorong saudara untuk bisa mengalami terobosan dalam hidup saudara paling lama setahun, selanjutnya bulan dan minggu bahkan setiap hari. Semakin saudara tinggal dalam Tuhan, semakin sauadara menyelami kebaikan Tuhan maka reposisi yang saudara alami bukan lagi tahunan tapi bulan. Sebab itu jangan lagi katakann mengalir bersama Tuhan tapi tetapkan target supaya suadara bisa alami terobosan.
  2. Revelation / pewahuyuan/ tuntunan. Ayat 5 berkata,  Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu. Yesus adalah seratus persen manusia, Yesus juga seratus persen Allah. Ketika Dia memposiskan dirinya sebagai Allah maka Dia langsung mengetahui siapa itu zakheus dan berkata,  Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu. Tuhan ingin kita mengalami sebuah terobosan dan kebaikan dalam hidup kita. Tuhan ingin kita mendapat tuntunan dalam hidup kita. Sebab itu ketika melihat Zakheus  maka Dia tahu apa yang sedang dialami Zakhesus yaitu kekosongan dan penolakan dari bangsa Yahudi sendiri karena statusnya sebagai pemungut cukai. Yesus ingin Zakheus alami tuntunan Tuhan dalam hidupnya. Apapun bentuk persoalan yang kita hadapi, ketika kita  membuka hati dan menerima Yesus dalam hidup kita maka pemulihan itu akan terjadi. Seberapa besar kerinduan kita untuk alami terobosan ini, ingat bahwa Tuhan lebih rindu daripada kita.
  3. Repent / bukan Cuma pertobatan tapi Pertobatan yang menghasilkan.  Artinya dibawa kembali ke puncak. Yeremia berkata, selagi aku masih dikandungan ibuku Allah sudah punya rencana yang luar biasa atas hidupku. Allah sudah punya rancangan yang luar biasa ketika kita masih dikandungan ibu, tapi ketika kita lahir, bertumbuh dewasa dalam kenakalan maka posisi kita yang awalnya dipuncak akan semakin turun. Ketika kita bertobat harusnya kita  kembali ke puncak diamana ketika Allah menciptakan kit. Dimana Tuhan sudah menciptakan kita dengan segala kesempurnaan. Ayat 8b berkata: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat. artinya ada sebuah pertobatan, ada sebuah tindakan.
  4. Restitution / pengembalian. Ayat 8b bagian terakhir berkata, dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat. Artinya mengembalikan apa yang sudah kita lakukan, yang sudah disia-siakan selama bertahun-tahun sebelum berjumpa dengan Yesus yaitu waktu, ketaatan,pikiran dan perkataan yang sia-sia uang dll. Kembalikan apa yang pernah saudara ambil dari Tuhan. Tidak cukup hanya bertobat tapi harus ada tindakan. Ayat 9-10 berkata, “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.

 

Khotbah Disampaikan oleh Pdt Rio Patiselano di Gereja Bethany Tower Of Christ Surabaya