Tuhan Pasti Bisa Menepati Janji

janji TuhanManusia tidak ada yang sempurna, sebab itu manusia tidak ada yang bisa menempati janji secara menyeluruh, hanya Tuhan yang pasti bisa menepati janji. Kita bersyukur memiliki Allah yang pasti, yang bisa memberikan jaminan. Jika Tuhan sudah berfirman maka itu pasti ditepati (Kejadian 25:23).

Ketika Ribka isteri Ishak mengandung, Tuhan berkata bahwa, “Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda. (Kejadian 25:23). Ishak ini mau keluar dari rencana Allah dengan memberkati Esau dengan berkat anak sulung, padahal Tuhan sudah berfirman bahwa anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda. Ishak akhirnya menyuruh Esau berburu untuk memakan hasil buruannya. Tapi hal itu tidak dikehendaki Allah. setelah ketahuan Ribka Isahak akan memberkati kakaknya dengan berkat anak sulung maka ia sama Yakub bersengkongkol untuk merebut berkat itu, akhirnya berkat itu jatuh ke tangan Yakub sesuai dengan Firman-Nya dalam kejadian 25:23 bahwa Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya.

Dalam hal ini kita tahu bahwa Ribka salah karena ia mencoba membantu Allah dengan menggenapi Firman-Nya terhadap Yakub dan Esau dengan cara yang salah. Tuhan itu Allah yang berkuasa dan tidak perlu dibantu. Jika kita bisa ada sampai saat ini, bisa berhasil bisa dipakai Tuhan sampai saat ini bukan karena kita mampu atau kita yang bantu Tuhan tapi Tuhan yang bantu kita. Jadi tidak ada yang bisa kita banggakan. Tuhan mau bantu kita karena Dia melihat kita punya potensi, kemapuan dan itu yang ditambahkan oleh Tuhan. Semua karena anugerah Tuhan.

Setiap orang yang mau keluar dari rencana Allah maka ia pasti menghadapi masalah. Sebab itu tetaplah tinggal dalam rencana Allah, meskipun tidak mudah, percayalah bahwa penyertaan Tuhan tetap sempurna dalam hidup kita sehingga meskipun jatuh tapi tidak sampai tergeletak tetap ada tangan Tuhan yang menopang. Meskipun Yakub adalah seorang penipu Tuhan tapi tetap mengasihi dia. Begitupun dengan hidup kita meskipun kita sering mendukacitakan hati Tuhan dengan sikap kita tapi Tuhan tetap mengasihi kita. Dia tidak mau kita binasa tapi Dia mau kita bertobat.

Tuhan bisa memberkati kita dengan berkat dari mana saja bisa mengalir. Sebab itu kita belajar untuk menjadi orang yang memiliki integritas yang tinggi. Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah. Bangsa-bangsa akan takluk kepadamu, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadamu; jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu. Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia. Kejadian 27:28-29. Janji Tuhan akhirnya tergenapi dalam hidup yakub dimana ia menerima berkat anak sulung dari Ishak seperti yang dikatakan dalam kejadian 25;23. Allah selalu menepati janji.

Tuhan memberkati Yakub dengan berkat-berkat yang luar biasa karena Yakub selalu rindu akan hal-hal rohani, sedangkan Esau dapat berkat seadanya sebab Esau tidak terlalu rindu akan hal-hal rohani. Tuhan senang jika kita anak-anaknya memiliki kerinduan kepada-Nya. Sebagai anak Tuhan, tapi kita lebih sering rindu pada perkara-perkara jasmani atau duniawi dari perkara rohani. Kelihatan melayani Tuhan tapi yang dipikirkan adalah nama, jabatan dan popularitas. Sehingga ketika hal itu tidak terpenuhi maka kita akan sakit hati. Sebab itu marilah kita melayani Tuhan dengan motivasi yang murni supaya berkat Tuhan bisa tercurah dengan limpah.

Tuhan kembali mengesahkan perjanjian-Nya kepada Yakub, dimana sebelum Yakub berangkat ke Haran Yusuf kembali memberkati Yakub. Sehingga sampai saat ini kita percaya bahwa kita adalah umat yang diberkati. Jangan ragu akan janji Tuhan, mungkin saat ini kita belum melihat janji Tuhan digenapi dalam hidup kita tapi percayalah bahwa Ia adalah Allah yang selalu tepat waktu. Selalu indah pada waktunya. Semua itu ada waktunya, jangan kita mengatur Tuhan tapi biarlah Tuhan yang mengatur kita. Saat kita sedang menantikan janji Tuhan digenapi maka bekerjalah, jangan malas, karena orang yang rajin yang akan menuai.

Yakub sungguh-sungguh menerima berkat Tuhan meskipun dia penipu tapi dia rajin danj tetap mengasihi Tuhan. Begitupun dengan kita meskipun kita jika kita hadir disini karena mencari Tuhan, rindu sama Tuhan maka kita pasti diberkati meskipun kita tidak sempurna atau nakal seperti Yakub. Bukti bahwa Yakub diberkati Tuhan. sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan. Kejadian 32:10.

 

 Khotbah Disampaikan oleh Pdt Christin Wongso di Bethany TOC Surabaya